Pembinaan Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Pada Pengadilan Negeri Lembata

on Jumat, 28 Oktober 2022. Posted in Berita Terkini

Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Dr. H. SISWANDRIYONO, SH.,M.Hum pada hari Kamis 28 Oktober 2022, melaksanakan pembinaan pada Pengadilan Negeri Lembata.

 

 Dalam kegiatan pembinaan tersebut Dr. H. SISWANDRIYONO, SH.,M.Hum menyampaikan kepada Para Hakim Pengadilan Negeri, Pejabat Struktural dan Fungsional serta pelaksana pada Pengadilan Negeri Lembata untuk selalu mempedomani  Perma Nomor 7 Tahun 2016 Tentang :Penegakan Disiplin Kerja Hakim Pada Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Dibawahnya,  Perma Nomor 8 Tahun 2016 Tentang: Pengawasan Dan Pembinaan Atasan Langsung Di Lingkungan Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Di Bawahnya, Perma Nomor 9 Tahun 2016 Tentang:Pedoman Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Di Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Yang Berada Dibawahnya dan Maklumat Ketua Mahkamah Agung Nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017 Pengawasan Dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung Dan Badan Peradilan Di Bawahnya dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sesuai TUPOKSI masing – masing.

 

Pembinaan  yang diikuti oleh seluruh Hakim PN, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, seluruh ASN, dan Pegawai Pemerinah Non Pegawai Negeri (PPNPN) pada Pengadilan Negeri Lembata(AD)

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke 94 Tahun 2022 Di Pengadilan Tinggi Kupang

on Jumat, 28 Oktober 2022. Posted in Kegiatan Pengadilan

Pelaksana Tugas Harian Ketua Pengadilan Tinggi Kupang, Bapak Pudjo Hunggul Hendro Wasisto, S.H., M.H. memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tanggal 28 Oktober 2022 bertempat di lapangan upacara Pengadilan Tinggi Kupang dihadiri oleh para Hakim Tinggi dan seluruh aparatur peradilan pada Pengadilan Tinggi Kupang serta Mahasiswa Magang dari Universitas Nusa Cendana Kupang.

Pelaksana Tugas Harian Ketua Pengadilan Tinggi Kupang juga membacakan sambutan dari Menpora yang pada intinya sebagai pembelajaran kepada kita bagaimana menyikapi sikap primordial suku, agama, ras dan kultur serta berbagai kepentingan sebagai kekuatan bukan sebagai faktor yang melemahkan. (dy)